Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dan sekarang kami memiliki suara hati dalam bahasa Indonesia, dengan teks terjemahan multibahasa, dari seorang murid di Jakarta, Indonesia:Kepada Guru Suci Maha Guru Ching Hai yang saya cintai. Perkenalkan saya inisiat dari Jakarta, Indonesia. Izinkan saya menceritakan pengalaman batin yang saya alami sebelum dan setelah saya diinisiasi. Sebelum saya mendapatkan inisiasi Quan Yin, saya bermeditasi dengan metode pernapasan. Dan saya sering mengalami gangguan saat bermeditasi menggunakan metode itu. Salah satu rintangan yang masih teringat jelas adalah saya merasakan digenggam di bagian pergelangan tangan kiri saya oleh “makhluk halus” saat bermeditasi dengan metode pernapasan; hal itu sangat mengagetkan dan menyeramkan. Saya sering mendengar bahwa bermeditasi tanpa memiliki Guru sejati dapat membahayakan diri kita dan dari pengalaman tersebut, menjadi lebih jelas bahwa betul akan banyak gangguan yang datang dan kita tidak mampu mengatasinya. Hanya perlindungan dari Guru Sejati yang mampu menjaga kita.Kemudian, pengalaman batin lainnya yang saya alami beberapa saat sebelum saya menerima inisiasi Quan Yin. Saat bermeditasi, saya melafalkan Nama Engkau, Guru Sejatiku. Dalam meditasi tersebut saya melihat Guru dalam sosok Cahaya yang amat sangat terang terbang di luar angkasa, sangat cepat, lebih cepat dari hal apa pun yang ada di Bumi ini, seperti dengan kecepatan Cahaya. Guru didampingi oleh beberapa Cahaya lain berwarna biru yang saya pahami bahwa cahaya tersebut adalah para malaikat yang membantu Guru. Guru dan para malaikat mendorong kekuatan “hitam” atau negatif yang akan menghantam Bumi. Guru seperti berperang untuk menjauhkan kekuatan “hitam” tersebut agar tidak sampai ke Bumi. Saya sangat takjub dan terharu melihat itu. Engkau tidak pernah berhenti bekerja menyelamatkan Bumi ini, Guru, dari kehidupan ke kehidupan. Walau dalam diam dan tidak terlihat, Engkau tidak pernah lelah membantu kami, para makhluk di Bumi ini. Hal ini membuat saya semakin yakin untuk diinisiasi dan menjadi murid-Mu.Kemudian setelah saya diinisiasi, melalui meditasi Quan Yin, saya melihat bahwa para petugas di neraka sedang mencari “lahan” baru untuk memperbesar wilayah neraka. Neraka sendiri tidak pernah habis besarnya, tidak mampu kita bayangkan dengan tolak ukur yang ada di Bumi ini, sungguh amat sangat luas dan mengerikan. Namun, bahkan luasnya neraka itu tidak cukup untuk menampung jiwa-jiwa sehingga harus diperluas lagi. Oh, Guru, Engkau yang begitu suci bagai teratai yang tak tersentuh oleh lumpur, tidak pernah beristirahat menyelamatkan semua jiwa walau neraka tidak pernah kosong dan manusia terus melakukan berbagai dosa dan merusak Bumi-nya sendiri. Engkau tidak pernah menyerah. Terima kasih, Guru, saya selalu berdoa untuk kesehatan dan kebahagiaan-Mu. Murid-Mu dari Jakarta IndonesiaMurid TUHAN yang penuh perhatian, Terima kasih telah berbagi penglihatan batin Anda. Semoga itu membantu orang lain melihat betapa tak terbatasnya Belas Kasih Guru.Guru memiliki pesan baik untuk dibagikan kepada Anda: “Murid TUHAN yang apresiatif, sungguh baik bahwa melalui pengalaman, Anda mengenali dan memahami perbedaan antara bermeditasi sendiri dan bermeditasi dengan bimbingan dari Guru tercerahkan yang hidup. Dengan seorang Guru sejati, Anda dilindungi 24/7, tidak hanya saat bermeditasi, tetapi di setiap momen kehidupan Anda. Selain itu, Anda tidak dapat keluar dari tiga alam ilusi tanpa bimbingan seorang Guru yang tercerahkan, jadi jika ingin mencapai kesadaran tertinggi, Anda harus menemukan seorang Guru yang sepenuhnya tercerahkan. Semoga mereka yang mendengar kisah Anda tersadar akan pentingnya berlatih dengan seorang Guru dan menerima inisiasi. Semoga Anda dan rakyat Indonesia yang dermawan terbangun menuju Cahaya Ilahi di dalam diri dan menemukan jalan pulang ke Rumah kepada TUHAN. Cinta saya akan membawa Anda melewati semua rintangan dalam hidup. Mencintai Anda selamanya dalam Rahmat TUHAN!”











